Spaghetti adalah hidangan favorit di Italia, dan sejarahnya sama kaya dan beraroma seperti saus yang biasanya menyertainya. Pasta yang panjang dan tipis ini telah menjadi makanan pokok masakan Italia dan disukai oleh orang-orang di seluruh dunia.
Asal usul spageti dapat ditelusuri kembali ke Italia, tempat pertama kali diyakini bahwa spageti dibuat pada abad ke-12. Diperkirakan terinspirasi dari mie Cina yang dibawa ke Italia oleh Marco Polo selama perjalanannya pada abad ke-13. Namun, penyebutan spageti pertama kali tercatat di Italia dimulai pada abad ke-15, dalam sebuah buku karya Maestro Martino, seorang koki terkenal pada saat itu.
Spaghetti dengan cepat menjadi populer di Italia, terutama di wilayah selatan di mana gandum durum, bahan utama pasta, melimpah. Secara tradisional dibuat dengan tangan, adonan digulung dan dipotong tipis-tipis sebelum dimasak dalam air mendidih. Nama “spaghetti” berasal dari kata Italia “spago”, yang berarti “tali” atau “benang”, mengacu pada bentuk pasta yang panjang dan tipis.
Pada abad ke-19, produksi spageti menjadi lebih terindustrialisasi, dengan mesin yang digunakan untuk menggulung dan memotong adonan menjadi untaian yang seragam. Hal ini membuatnya lebih mudah diakses oleh masyarakat luas dan membantu menyebarkan popularitasnya ke seluruh Italia dan sekitarnya.
Spaghetti biasanya disajikan dengan berbagai macam saus, termasuk marinara berbahan dasar tomat, bolognese daging, carbonara krim, dan aglio e olio sederhana (bawang putih dan minyak). Setiap wilayah di Italia memiliki keunikan tersendiri pada spageti, dengan bahan dan profil rasa berbeda yang digunakan untuk menciptakan hidangan lezat dan memuaskan.
Saat ini, spageti dinikmati di seluruh dunia dan telah menjadi simbol masakan Italia. Ini adalah hidangan serbaguna yang dapat disajikan sebagai hidangan sederhana dan cepat atau sebagai pesta gourmet. Baik Anda suka dengan bakso, seafood, atau sekadar taburan keju Parmesan, daya tarik sepiring spageti yang mengepul tidak dapat disangkal.
Kesimpulannya, spageti memiliki sejarah panjang dan bertingkat di Italia, dan popularitasnya tidak menunjukkan tanda-tanda berkurang. Ini adalah hidangan yang menyatukan orang-orang, baik di meja makan keluarga atau di restoran Italia yang ramai. Jadi, lain kali Anda memutar sesuap spageti ke piring Anda, ingatlah tradisi dan cinta berabad-abad yang telah dicurahkan untuk menciptakan hidangan tercinta ini. Selamat makan!
